Topiknya adalah konservasi satwa. Satwa langka semakin terancam punah,
penjualan satwa oleh oknum tidak bertanggung jawab
seolah tak
terbendung.
Di tambah hobi manusia mengkoleksi satwa langka dan
memelihara
mereka untuk gengsi-gengsian. Bagaimana pendapatmu dan apa
yang akan
kamu lakukan untukmelindungi satwa?
Mhd
Faisal S Sinurat, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMSU
Kalaulah
data-data diatas benar, pengawasannya sejauh mana sudah
dibuat
lembaga konservasi satwa,
saya tidak tahu secara pasti undang
undang
soal perlindungan satwa ini memiliki efek hukum jera atau
tidak,
sosialisasinya sudah sejauh mana perihal satwa yg tidak boleh
di
pelihara. Pendapat saya apabila hal ini tidak di antisipasi secara
tegas
pasti hewan langka akan punah, sosialisasi tentang pelindungan
satwa ini
harus lebih di gencarkan melalui media, kita bisa merangkul
para
pelaku seni untuk bisa membuat masyarakat lebih menaruh
perhatiannya
pada keadaan ini.
Hal ini
penting agar masyarakat lebih awas terhadap tindakan pemburuan
satwa. Namun,
yang di sayangkan ada juga tokoh masyarakat terlibat
dalam hal
ini. Kita tidak bisa membiarkan para pelaku yang memiliki
kekuatan
materi untuk menjarah warisan alam kepada anak cucu kita di
masa
depan, apalagi hal ini terjadi hanya untuk mengikuti tren dan
gengsinya
untuk mendapat status sosial.
Mungkin
yang bisa kita lakukan membuat brand atau slogan perihal
perlindungan satwa yang dilindungi di media sosial ini
seperti
contohnya
"anjing adalah teman bukan untuk di makan" yang dilakukan
para
pecinta anjing saat ini.
Reza
Aprilliandi Gultom, Mahasiswa Non-dik Kimia Unimed
Menurut
saya, sangat tidak setuju dengan tindakan mengoleksi satwa
langka
dengan alasan gengsi. Karena sangat mengancam jumlah populasi
satwa tersebut.
Selain itu, apabila dipelihara secara berkepanjangan,
maka pola
hidup satwa tersebut akan berubah. Bisa saja
apabila
dilepaskan
kembali kembali ke alam bebas hewan tersebut tidak lagi
mampu
beradaptasi dengan alam liar. Bahkan mengalami kematian.
Akibat
perubahan pola hidup yang terbiasa di dalam kandang itu. Pola
makan
yang berubah, bahkan keadaan lingkungan yang berubah. Kemudian
masalah
penanggulangan, yang diperlukan adalah peran penting
pemerintah
di bidang terkait. Misalnya, untuk membantu pusat-pusat
konservasi.
Karena
berdasarkan pengamatan saya, pusat konservasi sangat sedikit
yang
dikelola oleh pemerintah, umumnya dikelola oleh pihak swasta dan
bahkan
kebanyakan di Indonesia pusat konservasi itu dikelola oleh
pihak
asing. Kemudian adanya penyuluhan-penyuluhan langsung kepada
masyarakat
yang bertujuan mengajak masyarakat agar tidak memelihara
satwa-satwa langka dan menjaga kelestariannya.
Kemudian
merevisi UU tentang pelanggaran-pelanggaran terhadap
satwa-satwa langka agar oknum-oknum yang
menggunakan satwa-satwa
tersebut
sebagai kepentingan pamer atau semacamnya menjadi jera.
Nazly
Alfaroka Lubis, Mahasiswa Agribisnis USU
Indonesia
masih lemah dalam perlindungan satwa langka, masih banyak
oknum
yang tak bertanggung jawab, yang hanya mementingkan dirinya
sendiri
dengan melakukan perburuan hewan langka yang kemudian
diperdagangkan
maupun dipelihara sendiri demi 'gengsi' semata.
Perilaku
manusia yang seperti itulah yang menyebabkan langkanya
spesies
hewan ini. Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan
juga
menyebabkan hewan-hewan tidak memiliki habitat asli sehingga
spesies
di alam semesta berkurang.
Maka
menurut saya, perlu usaha pelestarian binatang langka di antaranya :
Memberikan
edukasi kepada masyarakat pentingnya kelestarian binatang
langka,
mendukung setiap aktivitas pelestarian binatang langka yang
dilakukan
oleh lembaga pelestarian lingkungan, membuat tempat
penangkaran
bagi hewan-hewan langka agar bisa berkembang biak untuk
selanjutnya
melepas mereka ke alam bebas, tidak melakukan perburuan
binatang
langka dan melaporkan setiap aktivitas perburuan binatang
langka
tersebut kepada pihak berwajib. Tidak melakukan transaksi atas
binatang
langka, terutama binatang hidup.
Pujie
Wijayanti, Mahasiswa Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma
Sangat
ironis sekali kalau ada orang yang memelihara hewan langka yang
hampir
punah hanya untuk gengsi-gengsian atau semacamnya. Terlebih
lagi
mereka jelas-jelas tau kalau hewan-hewan itu di lindungi karena
hampir
punah. Apalagi bahkan ada yang sampai menjualnya.
Kan itu
sama saja kita merenggut kebebasannya untuk hidup di alam
bebas dan
berkembang biak. Harusnya pemerintah dan masyarakat bisa
lebih
peduli dengan hal-hal yang berhubungan dengan satwa langka, yang
di anggap
sepela oleh sebagian orang.
Karena
hal sepela seperti ini jika dibiarkan akan menjadi masalah
besar.
Bukankah satwa-satwa langka itu juga ciptaan Tuhan seperti
kita
manusia.
Jadi sudah sewajarnya jika kita juga peduli kepada sesama
ciptaan Tuhan.
Laporan
Alisa Medina






