Kamis, 21 April 2016

21 APRIL PERINGATI HARI KARTINI

Topiknya 21 April adalah Peringatan Hari Kartini. Dengan semboyan habis gelap terbitlah terang, RA Kartini membawa pencerahan bagi wanita-wanita di Indonesia. Bagaimana kamu memandang perjuangan RA Kartini dengan sepak terjang wanita saat ini ?

Lenny Nurvitasari, Mahasiswa pendidikan Seni Rupa Unimed
Emansipasi dimasa Kartini jelas bukan basa basi, kita melihat dampaknya hari ini. Ketika wanita berani membaca, berani menulis dan berbicara, berani mengejar apa yang menjadi mimpi dan cita cita mereka. Lihat hari ini, banyak wanita sanggup berdiri dikakinya sendiri, bahkan memberi inspirasi kepada wanita lainnya untuk berkarya dan ikut membangun serta menjaga dunia. Kebebasan berpendidikan dan bekerja bukanlah sesuatu yang salah, mendiang Raden Ajeng Kartini, mewarisikan keanggunan dan kebijaksanaan di didalam jiwa setiap wanita Indonesia.
Emansipasi wanita yang di usung Raden Ajeng Kartini jelas berdampak luar biasa.
Selain tetap menjaga tanggung jawab dan keanggunan seorang perempuan, beliau juga mengajarkan kita bagaimana caranya menjadi manusia yang berguna dan bermanfaat bagi sesama dan dirinya sendiri.

Silvia Octaviani , Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMSU
RA Kartini merupakan sosok wanita yang sangat antusias dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Berkat kegigihannya Kartini berhasil mendirikan sekolah wanita di Semarang, Surabaya, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut "Sekolah Kartini" . Dengan adanya ketenaran ini tidak membuat Kartini menjadi sombong, ia tetap menjadi wanita yang santun, menghormati keluarga dan tidak membedakan antara yang miskin dan kaya.
Mudah-mudahan RA Kartini dapat menginspirasi wanita-wanita Indoneaia dan akan terlahir kembali Kartini-Kartini lain yang mau berjuang demi kepentingan orang banyak. Kini setiap tanggal kelahiran Kartini 21 April diperingati sebagai hari besar yaitu Hari Kartini. Hal ini dirasa pantas karena RA Kartini memang pejuang emansipasi wanita. RA Kartini sendiri adalah pahlawan yang mengambil tempat tersendiri di hati kita dengan segala cita-cita, tekad dan perbuayannya. Idenya mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaum wanita dari zaman kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu. Dengan keberanian dan pengorbanan yang tulus, dia mampu menggugah kaumnya dari diskriminasi.
Dengan upaya awalnya itu kini kaum wanita di negeri ini telah menikmati apa yang disebut persamaan hak. Terima kasih Kartini jasamu akan senantiasa dikenang di seluruh sosok para wanita di Indonesia.



Putri Wardana, Mahasiswa Public Relation STIK P
Cerita tentang perjuangan R.A Kartini dengan sepak terjang wanita sekarang menurut saya pribadi suatu hal yang bersifat dua nilai, Negatif dan positif. Seperti yang kita tahu, sosok Kartini adalah pejuang wanita yang hebat, membangkitkan kodrat wanita dari yang tidak tau apa-apa, menjadi wanita yang serba bisa dan berpikiran maju.
Bahkan untuk mencapai keinginannya tidak lah mudah, berbagai rintangan dilaluinya.

Di jaman sekarang, wanita juga bukanlah lagi yang dijadikan prioritas kedua dalam kehidupan, sebab wanita sekarang tidaklah kalah dengan lelaki dalam berpikir maupun melakukan pekerjaan. 
Selama ini wanita sering diidentikkan kaum lemah, bahkan hanya sebagai pemuas nafsu. Padahal mereka memiliki tanggung jawab sangat besar. Fenomena itu kemudian dikaitkan dengan sepak terjang RA Kartini, sehingga wanita sekarang mampu setara dengan kaum laki laki. Wanita juga bukanlah lagi yang dijadikan prioritas kedua dalam kehidupan, sebab belum tentu apa yang di kerjakan wanita juga bisa di kerjakan para laki-laki. 
Peringatan 21 April seharusnya bukan cuma menjadi ajang tempat dimana para wanita hanya bergaya seolah mnjadi sosok Kartini sehari dengan berkebaya. Akan tetapi menerapkan prinsip hidup bagaimana menjadi wanita yang tangguh juga berpikir luas untuk kesejahteraan  hidup khususnya para wanita serta berbagi ilmu dan keterampilan pada generasi untuk lebih  memajukan kaum wanita.

Laporan Alisa Medina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar